Persibat Mundur Dari Kompetisi Divisi I

Persibat Batang resmi mengundurkan diri dari kompetisi Divisi I 2010, seperti di tulis di harian Suara Merdeka keputusan mundur diputuskan langsung oleh Ketua Umum yang juga Bupati Batang H Bambang Bintoro pada pertemuan pengurus Rabu (15/9) malam lalu, di rumah pribadinya.

Menurut Manajer Tim H Sunarto, pertimbangan mundurnya Persibat dikarenakan ketidakmampun Pemkab untuk membiayai tim berjuluk Banteng Alas Roban. Sedangkan dana yang semula dianggarkan sebesar Rp 1 miliar dari APBD Kabupaten akan digunakan untuk membiayai pembangunan.

’’Dari hasil masukan serta saran-saran dari berbagai pihak, diputuskan untuk lebih mementingkan pembangunan. Terutama sarana dan prasarana yang langsung bisa dinikmati masyarakat, sehingga diputuskan Persibat dengan berat hati mundur dari kompetisi,’’ujar dia.

Karena itu, dia meminta kepada masyarakat khususnya pendukung setia Persibat untuk memakluminya. Karena, pengunduran dari keikutsertaan dalam kompetisi lebih mengutamakan pada kepentingan masyarakat yang harus didahulukan. Adapun langkah selanjutnya, dia akan mengirimkan surat kepada PSSI terkait mundurnya dari kompetisi Liga Divisi I. ’’Kami berharap nantinya, PSSI bisa memakluminya, sehingga ada keputusan yang arif dan bijaksana terhadap Persibat.’’

Penasihat Teknis AKP Haryo Deko Dewo menambahkan, masyarakat diminta untuk lapang dada menyikapi tidak ikutnya Persibat. Karena, ada kegiatan pembangunan yang lebih diutamakan.

’’Karena itu, kami berharap agar bolamania terutama suporter setia untuk memakluminya. Karena, memang kondisi yang dihadapi Persibat harus mundur,’’ tandas Kapolsek Wonotunggal itu.

Pelatih Edy Sutrisno ketika dihubungi agak terkejut. Apalagi, beberapa pemain sudah menandatangani kontrak.

’’Kami tidak tau tiba-tiba ada keputusan mendadak Persibat mundur. Rencana, kami bersama pemain akan menghadap manajemen untuk mengetahui duduk permasalahan yang sebenarnya.’’

Ketua Suporter Rewo-Rewo, Dody Haryanto menyesalkan keputusan Persibat mundur yang dinilainya sangat tergesa-gesa. ’’Kalau alasanya anggaran, akan dialami seluruh tim yang didanai dari APBD. Seharusnya pengurus belajar dari daerah lain, kami berharap ada solusi lain sehingga Persibat tetap jaya,’’ tandasnya.


T-Forever

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar