PERSITEMA Kalah 1-0

PEKALONGAN Tuan rumah Persip Pekalongan memenangkan ''perang saudara'' atas PERSITEMA Temanggung 1-0 dalam lanjutan Kompetisi Divisi I Grup IV di Stadion Kraton, kemarin. Gol tunggal anak asuhan Nasal Mustafa dicetak Muntarno pada menit ke-58 melalui tendangan bebas.

Sebenarnya hasil akhir pertandingan kemarin sore, tuan rumah bisa unggul 2-0. Pada menit terakhir babak pertama, mereka memperoleh hadiah tendangan penalti akibat Mustarno dilanggar pemain belakang Temanggung. Taryono yang dipercaya menjadi algojo gagal membuat keunggulan bagi timnya.


Sepanjang pertandingan, anakanak Laskar Kalong terus menguasai permainan. Aliran bola pun sering menuju ke arah pertahanan anak asuhan Mosarodin dan beberapa kali tercipta peluang emas. Namun berkat kecemerlangan kiper M Harris, semuanya gagal menghasilkan gol.

Pada babak kedua, Nasal Mustafa menurunkan Wahyudi yang menggantikan Dwi Prio Utomo. Turunnya pemain bernomor punggung 21 semakin menghidupkan aliran bola ke depan. Pada menit ke-58, Muslimin dilanggar di luar kota penalti dan wasit Nur Mufarikin asal Malang memberikan tendangan bebas.

Mustarno, yang kemarin sore menggantikan posisi sayap kiri Agung Prasetyo melakukannya dengan baik. Tendangan kerasnya berhasil ditepis kiper PERSITEMA, namun arah bola tetap melaju ke belakang dan menjebol gawang lawan.

Ribuan suporter Kalongmania yang berada di tribun Timur sontak berteriak dan bernyanyi. Bahkan Ketua Persip H Ricsa Mangkulla dan sejumlah anggota DPRD Kota Pekalongan ikut berdiri dan bertepuk tangan menyambut gol itu.

Meski sudah unggul, Sukodir dan kawan-kawan tetap eksis melakukan tekanan. Bahkan beberapa kali serangan yang dibangun dari tengah dan sayap kanan membahayakan gawang Temanggung. Namun sampai pertandingan berakhir, keduduk an tidak berubah.

Nasal Musafa usai pertandingan mengaku puas. Para pemainnya benar-benar menjalankan instruksinya dengan baik. ’’Sejak menit awal, anak-anak saya intruksikan melakukan pressing ketat. Kemudian serangan kami tekanankan melalui tiga sisi, gelandang, sayap kiri dan kanan,’’ ujar dia.

Sedangkan pelatih PERSITEMA, Musarodin mengatakan kekalahan timnya tidak membuat kubunya terlalu kecewa. Para pemainnya sudah bermain maksimal dan mengeluarkan segala kemampuannya. ’’Sebelum pertandingan sudah kami prediksikan, bermain dengan tuan rumah cukup berat. Makanya, anak-anak saya instruksikan bermain tanpa beban,’’ paparnya.


T-Forever

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar