Masrukin Laporkan Pemain Madina Medan Jaya ke Polisi

Akibat penganiayaan pemain dan ofisial Madina Medan Jaya saat memimpin laga, dua tulang rusuk wasit Masrukin patah. Hingga kemarin, kondisi ayah dua putra yang sehari-hari bekerja sebagai perawat di RS Kepanjen Malang itu masih lemah. Dia harus menjalani rawat inap di RSUD Temanggung.

''Saya tidak dendam kepada para pemain Medan Jaya,'' tutur pria berusia 32 tahun ini.

Menurut Kapolres Temanggung AKPB Anthony Agustinus melalui Kasubag Humas Polres AKP Marino, Masrukin telah melaporkan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya. Laporan itu segera ditindaklanjuti dengan memeriksa saksi dan pelaku.


T-Forever

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar